Jumat, 29 April 2011

Studi Efektivitas Diseminasi Informasi Pengurangan Resiko Bencana pada Daerah Rawan Bencana

ABSTRAK

Judul Penelitian      : Studi Efektivitas Diseminasi Informasi Pengurangan
                                   Resiko Bencana pada Daerah Rawan Bencana        
Bidang Prioritas     :  Teknologi Informasi dan Komunikasi
Program                  :  Penelitian dan Pengembangan IPTEK
Satker                      :  Puslitbang APTEL SKDI, Departemen Kominfo RI
Tahun Penelitian     :  2009

Lemahnya antisipasi masyarakat terhadap bencana yang akan terjadi serta terlambatnya reaksi pemerintah dalam menyikapi bencana, merupakan penyebab utama banyaknya korban yang jatuh.  Antisipasi masyarakat yang terlambat itu disebabkan minimnya informasi, dan pengetahuan kebencanaan yang diperoleh dari pemerintah dan pihak berkompeten lainnya. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengantisipasi permasalahan lingkungan dan bencana alam tersebut. 

Namun yang paling penting saat ini bagaimana mengubah paradigma dalam menangani bencana alam, dari yang selama ini masih lebih bersifat responsif dalam menangani bencana, menjadi suatu kegiatan yang bersifat preventif, sehingga permasalahan lingkungan dan bencana alam itu selain mungkin dapat dicegah atau diminilisasikan (mitigasi), juga risikonya dapat dikurangi atau malah ditiadakan. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, setelah mengetahui ada program diseminasi informasi pengurangan resiko bencana, meresponnya dengan baik, dan menganggapnya sangat penting program tersebut. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini untuk menjawab “bagaimana efektivitas diseminasi informasi pengurangan resiko bencana di daerah rawan bencana”. Dari rangkaian pembahasan penelitian ini didapatkan data bahwa, program diseminasi informasi pengurangan resiko bencana di daerah rawan bencana masih dianggap efektif, meski terdapat inkonsistensi dalam implementasinya di lokasi tertentu.

Kata kunci    : Efektifitas diseminasi informasi, pengurangan resiko 
                           bencana daerah rawan bencana.



Outline           :


BAB I PENDAHULUAN : 1. Latar Belakang, 2. Permasalahan, 3. Manfaat Penelitian, 4. Tinjauan Pustaka, 5. Kerangka Konsep, 6. Operasionalisasi Konsep, 7. Metoda Penelitian, BAB  II GAMBARAN UMUM  KEBIJAKAN, JENIS BENCANA ALAM DAN LOKASI PENELITIAN : 1. Ragam Dan Jenis Bencana, 2. Lokasi Penelitian, BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN : 1. Karakteristik Responden,  2. Pesan Komunikasi Yang Menimbulkan Kebutuhan, 3. Daya Tarik Pesan Komunikasi, 4. Simbol-Simbol Komunikasi Yang Di Pahami, 5. Cara Memperoleh Pesan Komunikasi, 6. Interpretasi Hasil Penelitian, 7. Peran Media Massa, 8. Rendahnya Tingkat Kesadaran Masyarakat, BAB IV  PENUTUP : 1.  Kesimpulan, 2.  Rekomendasi,  DAFTAR PUSTAKA


Tujuan Penelitian :

1. Untuk melihat diseminasi informasi pengurangan resiko bencana menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat di daerah rawan bencana, 2. Untuk melihat daya tarik masyarakat di daerah rawan bencana terhadap program diseminasi informasi pengurangan resiko bencana, 3. Untuk melihat pemahaman masyarakat di daerah rawan bencana terhadap simbol-simbol diseminasi informasi pengurangan resiko bencana, 4. Untuk melihat sumber dan penyaluran informasi pengurangan resiko bencana,bagi masyarakat di daerah rawan bencana.


Lokasi Penelitian :

1. Banda Aceh, 2. Padang, 3. Bengkulu, 4. Jakarta, 5. Bandung, 6. Yogyakarta, 7. Denpasar, 8. Mataram, 9. Gorontalo, dan 10. Manado.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

VIDEO: Brutal, Puluhan Sepeda Diterjang Mobil

VIVAnews - Acara sepeda santai yang digelar 'Critical Mass' di Porto Alegre, Brasil, pada penghujung Februari 2011 kemarin, berubah jadi tragedi.

Puluhan pesepeda bergelimpangan di jalan akibat ulah pengendara mobil, Ricardo Jose Neis.

Saat itu sekitar 130 pesepeda tengah melintas di jalan raya. Mereka baru saja memulai aktivitas ramah lingkungan sesuai misi Critical Mass.

Saat tengah asyik bersepeda, tiba-tiba saja Neis yang mengendarai mobil VW-nya menerjang mereka dari belakang dengan kecepatan tinggi.

Puluhan pesepeda bergelimpangan di jalan akibat ulah pengendara mobil, Ricardo Jose Neis.

Sekitar 20 pesepeda jadi korban. Mereka terpental, bergelimpangan di jalan. Bahkan tidak sedikit di antara mereka tersangkut di kap mobil Neis berikut sepedanya. Para korban mengalami luka ringan maupun berat. Jerit tangis dan teriakan langsung membahana di jalan. Neis pun diamankan polisi.

Sekadar diketahui Critical Mass adalah sebuah acara bersepeda yang biasanya digelar pada hari Jumat terakhir setiap bulan, di lebih dari 300 kota di seluruh dunia.

Saksikan video brutal Neis di sini.

sumber : • VIVAnews http://dunia.vivanews.com/news/read/207196-video--brutal--puluhan-sepeda-diterjang-mobil


Video Tragedi Sepeda di Brazil